Pusat Studi Islam UII

You are here: Home arrow Stuktur Organisasi
Tulisan Terkait
Advertisement
 
Stuktur Organisasi
Image
 

e-Pustaka

Kolom Kang Toha

Workshop Pembahasan “Dokumen Pendirian, Pengelolaan, dan Pemenuhan Optimal KJJ”
Pusat Studi Islam Universitas Islam Indonesia Bekerjasama dengan Cordaid

ImageAssalamu ‘alaikum wr. wb
Salam Damai dan Sejahtera bagi kita semua,

Yang saya hormati,
Peserta Workshop yang mewakili lembaga keagamaan dan jejaring PSI UII,
Alhamdulillahi rabbil alamin, Segala puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT., karena atas rahmat dan kehendak-Nya kita dapat berkumpul di ruang ini, dalam keadaan sehat wal ‘afiat. Amin.
Rencana pendirian, pengelolaan, dan pemenuhan optimal “Kuliah Jender Jogja” Pusat Studi Islam Universitas Islam Indonesia merupakan bagian program “Setara Jender Lintas Iman dalam Keluarga” tahun IV, kerjasama PSI UII dengan Cordaid. Latar belakang penetapan program KJJ ini merupakan tanggung jawab dan tanggung gugat PSI UII untuk menumbuhkan pemahaman dan sikap keagamaan adil-jender berbasis lintas-agama di masyarakat melalui pendidikan masyarakat. Sebagai kelanjutan program tahun I-III, ukuran keberhasilan kinerja KJJ terletak di dalam tatakelola dan kebermaknaan program dimaksud sebagaimana perencanaan strategis yang telah ditetapkan.
Read more...
 

Polling Minggu Ini

Setuju atau tidakkah anda pemberlakuan RUU yang menampung pasal tentang nikah sirri dan nikah mut'ah
 

Statistik

Visitors: 341495
We have 26 guests online

Community Development

Pranala

Jepretan

Risalah Demangan

Perempuan Berpolitik Cerminan Islam dan Katolik (1)
Oleh: Bertolomeus Bolong

Image1.    Pengantar
Salah satu isu yang dibicarakan dalam perpolitikan Indonesia adalah tentang keterlibatan perempuan dalam politik. Bahwa semua warga negara berhak untuk politik itu dijamin oleh undang-undang. Yang menjadi perdebatan adalah soal kesetaraan hak dan kewajiban dalam perpolitikan antara perempuan dan laki-laki. Meskipun banyak perempuan telah menduduki posisi penting dalam perpolitikan nasional, banyak pihak, lebih-lebih kaum perempuan, merasa mereka dimarginalkan dalam panggung perpolitikan bangsa.
Read more...
 

Pranala Dalam

Pranala luar