|
| Fifth Grade Press Conference on World Hunger |
By Rachel Corrie, aged 10 — 1990http://rachelcorriefoundation.org/rachel/emails I’m here for other children. I’m here because I care. I’m here because children everywhere are suffering and because forty thousand people die each day from hunger. I’m here because those people are mostly children. We have got to understand that the poor are all around us and we are ignoring them. We have got to understand that these deaths are preventable. We have got to understand that people in third world countries think and care and smile and cry just like us. We have got to understand that they dream our dreams and we dream theirs. We have got to understand that they are us. We are them. My dream is to stop hunger by the year 2000. My dream is to give the poor a chance. My dream is to save the 40,000 people who die each day. My dream can and will come true if we all look into the future and see the light that shines there. If we ignore hunger, that light will go out. If we all help and work together, it will grow and burn free with the potential of tomorrow. * Aku di sini untuk anak-anak. di sini karena aku peduli. Aku di sini, karena anak-anak dimana-mana menderita dan karena empat puluh lima ribu orang mati karena kelaparan. aku di sini, karena kebanyakan orang-orang itu adalah anak-anak. Kita harus paham bahwa orang miskin di sekitar kita dan kita mengabaikannya. Kita harus paham bahwa kematian ini tak bisa dicegah. Kita harus paham bahwa orang-orang di negara dunia ketiga berpikir, peduli, tersenyum dan menangis sebagaimana kita Kita harus paham bahwa mereka bermimpi tentang mimpi kita dan kita bermimpi mimpi mereka Kita harus paham bahwa mereka adalah kita, dan kita adalah mereka Impianku adalah menghentikan kelaparan pada tahun 2000 Impianku adalah memberi orang-orang miskin kesempatan Impianku menyelamatkan 40,000 orang yang mati tiap hari Impianku dapat dan akan terwujud jika kita melihat ke depan dan melihat cahaya yang bersinar di sana Kalau kita mengabaikan kelaparan, cahaya itu akan padam jika kita semua menolong dan bekerja sama, itu bertambah besar dan membebaskan dengan segala harapan esok |
| < Prev | Next > |
|---|
Doa Malaikat JibrilYa Allah tolong abaikan ummat Nabi Muhammad SAW apabila sebelum memasuki Ramadhan dia belum: 1. Memohon maaf kepada kedua Orang Tua (jika masih ada). 2. Bermaaf-maafan antar suami istri 3. bermaaf-maafan dengan orang lain disekitarnya kemudian Rosulallah mengaminkannya 3 kali. |
|
| Read more... |
| Pranala |
|
Perempuan Berpolitik Cerminan Islam dan Katolik (3) Oleh: Bertolomeus Bolong Karena itu pemerintah bertekad untuk menempuh semua langkah yang diperlukan, termasuk legislasi dan tindakan-tindakan khusus, sehingga kaum perempuan dapat menikmati seluruh hak dan kemerdekaan asasi mereka. Pemerintah melalui kebijakan affirmative action-kuota 30 % yang tertuang dalam UU Pemilu No. 10 Tahun 2008 berupaya membuka ruang partisipasi politik yang lebih luas bagi perempuan. Affirmative action sering didefinisikan sebagai langkah strategis untuk mengupayakan kemajuan dalam hal kesetaraan dan kesempatan yang lebih bersifat substantif, bukan sekedar formalitas, bagi kaum perempuan.Konsep “Zero Tolerance Policy” dituangkan dalam bentuk Rencana Aksi Nasional Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan (RAN PKTP) yang diterapkan pada seluruh bidang kehidupan bernegara dan bermasyarakat, dengan prioritas pada penghapusan kekerasan dan diskriminasi yang dilakukan di wilayah konflik, menciptakan sistem hukum, penegakan hukum dan peradilan yang berwawasan gender, meningkatkan pelayanan kesehatan dalam upaya pemulihan korban, merupakan suatu upaya pemerintah dalam pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pentingnya upaya penghapusan kekerasan dan diskriminasi terutama terhadap perempuan. |
|
| Read more... |