| |
| Kuliah Umum KGJ PSI UII |
Setelah melalui proses pendaftaran yang dilaksanakan sejak tanggal 18-25 Mei 2011, Kursus Gender Jogja Pusat Studi Islam Universitas Islam Indonesia (KGJ PSI UII) menyelenggarakan Kuliah Umum dengan tema "Kekerasan Dalam Rumah tangga dan Meningkatnya Perceraian", Sabtu, 4 Juni 2011.Hadir sebagai Pembicara dalam Kuliah Umum KGJ PSI UII yang dilaksanakan di Pondok Pesantren UII, Ibu Sri Roviana, Direktur Mitra Wacana Yogyakarta yang mengetengahkan makalah berjudul "Membangun Kesepakatan Rumah Tangga Setara; Refleksi Atas Penanganan Konflik dan Perceraian Pasutri dalam UU PKDRT No 23 tahun 2004" Dalam acara tersebut hadir 14 peserta KGJ PSI UII yang terpilih dari beberapa komunitas keagamaan Buddha, Hindu, Islam, Katolik, Kristen Protestan, dan para tokoh agama serta perwakilan mitra kerja PSI UII. Dalam penjelasannya, Ibu Sri Roviana menekankan membangun kesepakatan berarti bekerja dan terus berlatih kreatif dalam berkomunikasi. Beliau juga menjelaskan perbedaan mendasar antara konflik dan kekerasan di ranah keluarga. |
| Next > |
|---|
|
Workshop Pembahasan “Dokumen Pendirian, Pengelolaan, dan Pemenuhan Optimal KJJ” Pusat Studi Islam Universitas Islam Indonesia Bekerjasama dengan Cordaid Assalamu ‘alaikum wr. wbSalam Damai dan Sejahtera bagi kita semua, Yang saya hormati, Peserta Workshop yang mewakili lembaga keagamaan dan jejaring PSI UII, Alhamdulillahi rabbil alamin, Segala puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT., karena atas rahmat dan kehendak-Nya kita dapat berkumpul di ruang ini, dalam keadaan sehat wal ‘afiat. Amin. Rencana pendirian, pengelolaan, dan pemenuhan optimal “Kuliah Jender Jogja” Pusat Studi Islam Universitas Islam Indonesia merupakan bagian program “Setara Jender Lintas Iman dalam Keluarga” tahun IV, kerjasama PSI UII dengan Cordaid. Latar belakang penetapan program KJJ ini merupakan tanggung jawab dan tanggung gugat PSI UII untuk menumbuhkan pemahaman dan sikap keagamaan adil-jender berbasis lintas-agama di masyarakat melalui pendidikan masyarakat. Sebagai kelanjutan program tahun I-III, ukuran keberhasilan kinerja KJJ terletak di dalam tatakelola dan kebermaknaan program dimaksud sebagaimana perencanaan strategis yang telah ditetapkan. |
|
| Read more... |
| Pranala |
|
Making Dialogue to Counter Stereotypes of Islam Oleh: M. Latif Fauzi
Due to the concept of jihad, many people in the West then regard Islam as a religion that teaches violence and produces extremists, or even terrorists. The problem rather lies on their preconception and ignorance on what actually Islamic doctrines are. Their understanding has its basis from some stereotypes figured in media. The first stereotype is that Muslims are terrorists. This stereotype came up after the bombing attack at the World Trade Centre and the Pentagon on September 11 2001. The US government accused a Laden’s group, al-Qaeda, as the actor behind this incident. Terrorist is used to label them. This label now seems very common to be addressed to Muslim generally. |
|
| Read more... |